Robert Prosinecki – Pemain bola jenius

4-robert-prosinecki

JIka anda seorang penggemar sepak bola anda mungkin pernah mendengar nama gelandang legendaris ini, mantan anggota tim nasional Kroasia. Robert Prosinecki lahir tahun 1960 di Schwenningen, Jerman, di mana kedua orang tuanya bekerja. Dia datang ke Kroasia di usia sangat muda dan mulai bermain untuk Dinamo Zagreb, tetapi pelatih Miroslav Blazevic menganggap remehnya dengan mengatakan: “Jika anak ini menjadi pemain bola sungguhan, saya akan memakan sertifikat kepelatihan saya.”

Saya tidak yakin apakah sertifikat yang dia miliki masih utuh, tapi Prosinecki kemudian dibeli oleh Red Star Belgrade dan mencatatkan debutnya di tim nasional junior Yugoslavia. Malahan, di tahun 1987, Robi atau Zuti menarik perhatian dunia di kejuaraan Piala Dunia Junior di Cile ketika dia dianugerahi gelar pemain terbaik turnamen.

Siapa yang menyangka jika gelandang ini akan menjadi satu-satunya pemain di Piala Dunia yang mencetak gol utnuk dua tim nasional berbeda? Di Italia 1990, Prosinecki mencetak satu gol untuk Yugoslavia dalam sebuah pertandingan grup menghadapi Saudi Arabia. Ketika Yugoslavia terbagi setelahnya, Robi menjadi pemain tim nasional Kroasia. Delapan tahun kemudian, dalam gelaran Piala Dunia FIFA 1998 di Perancis dia mencetak 2 gol, dalam sebuah pertandingan grup menghadapi Jamaika dan dalam pertandingan perebutan tempat ketiga menghadapi Belanda. Gol kedua juga menggunakan teknik terkenalnya, yang mengelabui musuh di depannya.

Kroasia memenangkan tempat ketiga tahun itu (dengan Davor Suker meraih gelar Sepatu Emas), tetapi di antara banyak pemain Kroasia masih ada penyesalan apa yang terjadi jika saja pelatih Blazevic tidak menyimpan Prosinecki di bangku cadangan dalam pertandingan semi final menghadapi Perancis, dengan Kroasia yang kalah 1-2.

Akan tetapi, tempat ketiga di Piala Dunia akan tetap jadi mahkota dalam karirnya, tetapi jangan lupakan juga bahwa dia memenangkan Piala Eropa bersama Red Star Belgrade di tahun 1991, dan sempat bermain untuk dua klub besar Spanyol, Real Madrid dan Barcelona. Di Portsmouth, ketika dia hanya bermain satu musim di 2001/02, Robi bahkan dikenal seagai pahlawan dan julukan untuknya adalah “Pesulap dari Kroasia.”

Related Posts:

  • No Related Posts